Holwani Busu O'Holl: Syair KH. M. Zaini Ghani (Gr. Sekumpul)

Sabtu, 23 Februari 2013

Syair KH. M. Zaini Ghani (Gr. Sekumpul)








Gr. Sekumpul
Seorang ulama Alloh komplitkan﹑。。。
Suaranya merdu, wajahnya tampan﹑。。。
Tinggi badannya indah menawan﹑。。。
Siapa tetamu tunduk dan sopan﹑。。。

Ya Alloh, lapangkan beliau dalam kuburnya﹑。。。
Turunkan Rohmat-Mu banyak-banyak padanya﹑。。。
Ciumkan beliau bau surganya﹑。。。
Seluruhnya dosanya hilang dan sirna﹑。。。

Al-'Alimul 'Allamah KH. M. Zaini Ghani (Guru Sekumpul, Martapura, Kalimantan Selatan)
Alloh Yarhamuhu

Syekh M. Zaini (Guru Sekumpul) adalah salah satu Dewan Guru/Pengajar di PONDOK PESANTREN DARUSSALAM MARTAPURA, Beliau cucu dari Syekh M. Arsyad Al-Banjari (Datuk Kelampayan) yang merupakan keturunan dari Sayyidina Husain RA (cucu Rosululloh SAW).

Datuk Kelampayan sendiri adalah murid dari Syekh Samman Al-Madani (keturunan dari Sayyidina Hasan RA), dan semua murid-murid nya Syekh Samman Al-Madani nggak ada satupun yang tidak diberi Alloh tetal "Wali Qutub", dimanapun, siapapun, laki, perempuan, anak kecil, orang tua kalo jadi muridnya semua diberi tetal "Wali Qutub". bahkan Syekh M. Arsyad (Datuk Kelampayan) bukan hanya "Wali Qutub" saja dari sekian ribu murid Syekh Samman, Beliau juga adalah Kholifah Muthlaq (rangking pertama).
diceritakan, ketika murid-murid Syekh Samman masuk suluk yaitu masing-masing murid masuk ke dalam kamar kecil mengikuti Rosululloh SAW "kholwat",
Disaat suluk itu ada dintaranya yang hancur badannya menjadi air, ada yang seperti daging dicencang dan ada yang menjadi cahaya. Adapun Datuk Kelampaian tetap sebagaimana biasa dan mata ke atas (tidak ada perubahan apa-apa), berarti datangnya "warid" dari Alloh SWT dalam kholwat itu yang paling kuat menahannya adalah Datuk Kelampaian.
maka Syekh Samman sebutkan bahwa Syekh Arsyad (Datuk Kelampaian) ini yang paling kuat daripada Kholifahku.
Adapun riwayat hidup Datuk Kelampaian banyak ditulis oleh keturunan Beliau sendiri didalam kitab "Syajarotul Arsyadiah" yaitu Syekh Abdurrohman Shiddiq (Riau) bin Muhammad Afif (Datuk Landak) bin Mahmud bin Abdullah bin Ahmad bin PARDI (singkatan dari: Pangeran Diponegoro)

Mengenai Syekh Samman Al-Madani, Beliau itu nggak ada bedanya dengan Sayyidina Hasan (dari pusat sampai ke rambut persis Rosululloh).
Syekh Samman adalah Qutbul Akwan.

ujar Alm. Guru Sekumpul,
❝Definisinya qutub:
Man jama'a bainal 'ilmi wal 'amali wal balwa
【 من جمع بين العلم والعمل والبلوى 】
Orang yang dikumpulkan oleh Alloh didalam dirinya tiga,
1. Ilmu
2. Ibadah
3. Musibah
Ilmunya penuh, ibadahnya non-stop, balanya tambah-tambah berat terus, musuhnya tambah banyak, itulah yang disebut "Qutbul Akwan" walaupun dia masih bayi❞.

Ringkasnya,
Syekh Samman = Gurunya "Qutbul Akwan"
Syekh Arsyad = Muridnya "Qutbul Akwan" jua
Download File MP3 Alm. KH. M. Zaini (Gr. Sekumpul, Martapura, Kalimantan Selatan)
 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar